Berawal dari Business Day ke Duta FK UNAIR 2026, Kayla Azzahra Buktikan Pengalaman SD Bisa Jadi Bekal Masa Depan!


Siapa sangka, kegiatan berjualan di bangku sekolah dasar bisa menjadi bekal berharga hingga masa kuliah? Perjalanan Kayla Azzahra Setiawan, alumni SD Al Falah Assalam angkatan 2018, menjadi salah satu cerita menarik tentang bagaimana pengalaman kecil di sekolah dapat memberikan dampak besar bagi masa depan.

Kini, Kayla menjalani perannya sebagai mahasiswi sekaligus Duta Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR) 2026. Pencapaian ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri, sekaligus inspirasi bagi adik-adik kelasnya yang sedang merintis perjalanan meraih cita-cita.

Melalui kegiatan Motivasi Alumni SD Alfalah Assalam, Kayla kembali menyapa sekolah yang pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikannya. Bukan sekadar berbagi cerita kesuksesan, ia juga membawa pesan bahwa setiap pengalaman belajar memiliki arti, bahkan ketika manfaatnya baru terasa bertahun-tahun kemudian.

Dia menceritakan salah satu pengalaman paling berkesan selama bersekolah di SD Alfalah Assalam, yaitu kegiatan Business Day yang diikutinya sejak kelas 1 hingga kelas 5 SD. Baginya, kegiatan ini bukan hanya tentang belajar berjualan. Ada banyak keterampilan yang ikut terasah, mulai dari berkomunikasi, berinteraksi dengan orang lain, hingga menawarkan sesuatu dengan penuh percaya diri.

Menariknya, kebiasaan berjualan yang tumbuh dari kegiatan tersebut ternyata masih ia lakukan hingga sekarang. Pengalaman yang mungkin terlihat sederhana saat masih kecil justru menjadi bekal yang terus bermanfaat dalam kehidupannya.

Ceritanya menjadi pengingat bahwa belajar tidak selalu berlangsung di dalam kelas. Melalui kegiatan yang menyenangkan dan dekat dengan kehidupan sehari-hari, siswa juga bisa mengembangkan keterampilan yang akan berguna pada masa depan. 

Selain Business Day, Kayla juga mengenang kegiatan Learning Motivation Training (LMT) sebagai pengalaman yang sangat berkesan. Kegiatan ini membantunya belajar tampil di depan orang lain, menyampaikan pendapat, membangun rasa percaya diri, serta berani mencoba hal-hal baru. Kemampuan tersebut tentu tidak terbentuk secara instan, melainkan tumbuh melalui proses dan kesempatan untuk terus berlatih.

Pengalaman ini menunjukkan bahwa pendidikan dasar memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak. Bukan hanya membantu siswa memahami pelajaran, tetapi juga memberi ruang bagi mereka untuk mengenali potensi, mengembangkan keberanian, dan belajar menghadapi tantangan.

Masyaallah, pengalaman yang ditanamkan sejak kecil bisa menjadi bekal panjang dalam perjalanan seseorang. Inilah salah satu makna pendidikan yang sesungguhnya: ilmu dan pengalaman yang terus hidup, bahkan setelah siswa meninggalkan bangku sekolah.

Saat ditanya mengenai pesan untuk adik-adik kelasnya, Ia mengingatkan agar mereka tetap semangat menjalani setiap proses dan tidak takut memiliki mimpi besar. Menurutnya, perjalanan masih panjang. Akan ada banyak kesempatan untuk belajar, mencoba, mengalami kegagalan, bangkit kembali, dan menemukan hal-hal baru tentang diri sendiri. Ia juga berpesan agar siswa berani mencoba serta tidak meragukan kemampuan diri sendiri. Tidak harus langsung hebat, karena yang terpenting adalah kemauan untuk terus belajar dan berkembang.

Dia bahkan berharap suatu hari nanti adik-adik kelasnya dapat kembali ke sekolah sebagai alumni dan membagikan perjalanan hebat mereka kepada generasi berikutnya. Pesan ini sederhana, tetapi sangat bermakna. Sebab, setiap anak memiliki waktunya masing-masing untuk tumbuh dan menemukan jalan terbaiknya.

Kisahnya menjadi inspirasi bahwa perjalanan menuju masa depan dapat dimulai dari pengalaman-pengalaman sederhana. Keberanian berjualan, belajar berbicara di depan umum, dan mencoba hal baru ternyata dapat menjadi bagian penting dalam proses pengembangan diri. Sebagai seorang muslim, setiap usaha juga perlu disertai doa, ikhtiar, dan tawakal kepada Allah Swt. Prestasi bukan hanya tentang pencapaian pribadi, tetapi juga tentang bagaimana ilmu dan kemampuan yang dimiliki dapat membawa manfaat bagi orang lain.

Semoga kisah Kayla menjadi penyemangat bagi seluruh siswa SD Alfalah Assalam untuk terus belajar, menjaga akhlak, berani bermimpi, dan tidak mudah menyerah. Karena siapa tahu, pengalaman yang kalian jalani hari ini akan menjadi cerita inspiratif yang kelak kalian bagikan kepada adik-adik di sekolah tercinta. Terus bertumbuh, terus berusaha, dan percayalah bahwa setiap proses memiliki pelajarannya sendiri!


0 Komentar