Bagaimana cara menyampaikan informasi kepada orang tua tanpa menimbulkan salah paham?
Bagaimana pula guru bisa membangun komunikasi yang nyaman, terbuka, dan tetap profesional?
Pertanyaan-pertanyaan inilah yang menjadi bagian penting dalam Workshop Komunikasi Efektif Guru dan Wali Murid di SD Alfalah Assalam.
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 3 Oktober 2026 di Aula SD Alfalah Assalam ini diikuti oleh para guru sebagai bagian dari upaya meningkatkan keterampilan komunikasi dengan orang tua. Workshop menghadirkan Drs. Miftahul Jinan, M.Pd.I., Lcpc., Direktur Griya Parenting Indonesia, bersama Tim Trainer Griya Parenting Indonesia.
Berkomunikasi dengan orang tua tentu punya tantangan tersendiri. Ada informasi yang harus disampaikan, perkembangan anak yang perlu dibicarakan, hingga persoalan tertentu yang membutuhkan cara penyampaian yang tepat. Karena itu, seorang guru tidak cukup hanya mampu berbicara dengan baik, tetapi juga perlu belajar mendengarkan, memahami sudut pandang orang tua, memilih bahasa yang tepat, serta menyampaikan pesan dengan cara yang membangun.
Melalui pelatihan ini, guru SD Alfalah Assalam diajak mengembangkan kemampuan komunikasi agar interaksi dengan orang tua menjadi lebih efektif, hangat, dan solutif. Harapannya, ketika ada hal yang perlu dibicarakan tentang anak, komunikasi dapat menjadi jembatan untuk menemukan solusi, bukan justru menjadi sumber kesalahpahaman.
Sebab, pendidikan anak adalah perjalanan bersama. Guru mendampingi anak di sekolah, sementara orang tua memiliki peran besar di rumah. Keduanya perlu saling terhubung agar pendampingan anak berjalan searah.
Ikhtiar untuk terus belajar pun menjadi bagian dari amanah seorang guru. Sebagaimana semangat dalam Islam untuk terus memperbaiki diri dan memberikan manfaat bagi sesama.
Dari komunikasi yang baik, tumbuh kepercayaan. Dari kepercayaan, lahir kolaborasi. Dan dari kolaborasi, insyaallah pendidikan anak menjadi lebih bermakna.


.jpeg)
0 Komentar