Ahlan wa sahlan di salah satu sekolah terbaik yang senantiasa menanamkan akhlakul karimah dan keunggulan akademis pada diri setiap siswa. Atas izin Allah, SD Al Falah Assalam yang berakreditasi A ini telah ditetapkan sebagai Sekolah Dasar Rujukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia pada tahun 2019.

Sabtu, 14 Juni 2025

Mengenal Aneka Kompetisi Akademik Di SD Al Falah Assalam

 


Sangat penasaran ya dengan banyaknya kompetisi-kompetisi yang diikuti oleh siswa-siswi di sekolah. Hampir setiap minggu ada perwakilan dari sekolah kita yang menjadi peserta kompetisi tersebut. Baik tingkat kecamatan, kota, provinsi maupun nasional. Mereka tampak begitu antusias untuk berprestasi dan menjadi pemenang. Berikut ini akan saya sampaikan tulisan dari Ustadzah Sulfana Hidayati, S Si, koordinator bidang studi matematika tahun 2024-2025 tentang kompetisi di sekolah kita.

 Dari Ruang Kelas ke Panggung Nasional Bersama Angka dan Logika

Setiap tahun di sekolah kami SD Al Falah Assalam ada beberapa kompetisi rutin yang ditunggu-tunggu oleh para pecinta Matematika yaitu :

1.   Kompetisi Matematika Nalaria dan Realistik ( KMNR )

Tahapan awal KMNR atau yang biasa kita sebut uji soal dilakukan langsung di sekolah. Di sinilah semangat kompetisi mulai menyala. Di babak uji soal ini semua siswa mempunyai kesempatan yang sama untuk mengikuti kompetisi dan berjuang untuk masuk ke babak penyisihan. Soal-soal KMNR dirancang untuk menantang nalar dan logika. Tidak cukup hanya hafal rumus—peserta dituntut untuk berpikir kritis, menemukan pola, dan menyelesaikan masalah dari sudut pandang yang berbeda.

Bagi siswa yang lolos di babak uji soal akan melanjutkan ke babak berikutnya, yaitu babak  semifinal, hingga final. Semua tahapan ini dilakukan secara offline, di lokasi yang telah ditentukan oleh pihak penyelenggara yaitu KPM. Di sinilah para wakil sekolah beradu kemampuan dengan peserta dari sekolah lain, membawa semangat sportivitas dan kecintaan pada matematika. Setiap tahapan bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi tentang proses belajar untuk mengenal tipe soal baru, bertemu dengan sesama pencinta matematika, dan mengasah kemampuan berpikir tingkat tinggi.

Sekolah tidak tinggal diam. Peserta yang berhasil lolos babak penyisihan akan mendapatkan pendampingan belajar secara intensif. Pendampingan ini tidak hanya fokus pada latihan soal, tetapi juga strategi menyelesaikan soal-soal nalaria dengan cara yang efisien, logis, dan menyenangkan. Dengan dibimbing guru-guru terbaik, peserta tidak hanya dipersiapkan secara akademis, tetapi juga secara mental agar siap menghadapi tantangan di kompetisi yang lebih besar.

2.    2.  Olimpiade Sains Nasional ( OSN )

Olimpiade Sains Nasional (OSN) merupakan ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional ( Puspresnas ) di bawah naungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. Salah satu bidang dalam ajang ini adalah OSN Matematika. Lomba ini tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan, tetapi juga menjadi wadah pembinaan bagi generasi muda yang memiliki potensi luar biasa dalam berpikir logis dan analitis.

Setiap sekolah hanya diperbolehkan mengirimkan maksimal lima peserta terbaik yang telah melalui proses seleksi internal yang ketat. Seleksi ini bertujuan untuk menyaring siswa-siswi yang benar-benar memiliki kemampuan matematika di atas rata-rata serta ketahanan mental yang baik dalam menghadapi tekanan kompetisi.

Setelah ditentukan siswa yang mewakili di ajang OSN, sekolah langsung memberi pendampingan ekstra minimal 3 jam dalam sehari setiap hari. Dalam sesi ini, peserta akan mempelajari berbagai strategi pemecahan soal, mengenal tipe-tipe soal olimpiade, hingga belajar mengelola waktu dan tekanan.

OSN dilaksanakan dalam tiga tahap utama, yakni tingkat kabupaten/kota, provinsi, dan nasional. Untuk pelaksanan tingkat kabupaten dilaksanakan secara online dari sekolah masing-masing.

 

Jumat, 13 Juni 2025

Bekal Anak-Anak di Sekolah

 


Ayah Bunda bekal  sangatlah penting bagi anak-anak di sekolah. Hal ini disebabkan karena kebutuhan energinya sangat besar pada saat mereka belajar. Apabila anak-anak berangkat sekolah telah makan sarapan maka saat istirahat mereka membutuhkan kudapan atau snack untuk mensubsidi energi guna mengikuti kegiatan pembelajaran berikutnya.

 Adapun jenis bekal yang sebaiknya disiapkan adalah bekal-bekal yang disesuaikan dengan aktifitas anak-anak di sekolah. Jika mereka bersekolah hanya sampai pada tengah hari, sekitar pukul 12.30, maka akan ada satu waktu untuk mereka beristirahat. Biasanya sekolah akan mengambil waktu di tengah-tengah. Antara pukul 09.00 sampai 10.00 pagi. Istirahat yang diberikan pun relative sebentar. Antara 15 menit sampai 30 menit. Sementara kondisi anak-anak tidak hanya lapar, namun membutuhkan refresh pikiran, semangat atau kepenatannya, maka anak-anak akan menggunakan waktunya untuk lebih banyak mengekspor fisik mereka.

Karena itulah sebaiknya  bekal yang dibawakan adalah bekal yang praktis, yang bisa cepat dimakan namun tetap mengenyangkan. Aneka pilihan snack yang  bisa menjadi alternatif adalah kue basah, roti atau aneka pasta panggang. Dengan makanan yang berat seperti itu maka energi mereka yang telah berkurang untuk belajar di pagi hari dan bermain akan tergantikan. Namun untuk menggugah selera mereka  bekal juga bisa ditambah dengan makanan-makanan ringan seperti keripik keripik atau makanan manis.

Untuk anak-anak  yang belajar dalam waktu panjang hingga melewati waktu makan siang, maka perbekalan mereka juga menyesuaikan.  Hal ini karena di waktu makan siang itu tubuh juga sudah membutuhkan energi yang besar, oleh sebab itu sebaiknya pada saat makan siang tidak disarankan anak-anak hanya makan snack.

Lantas bagaimana jika ayah bunda tidak bisa menyediakan makanan atau tidak punya cukup waktu untuk menyiapkan sehingga memberikan anak-anak bekal dalam bentuk uang? Tentunya hal ini harus dilengkapi dengan edukasi bagaimana membelanjakan uang sesuai dengan kebutuhan uang itu diberikan. Maksudnya jangan sampai digunakan  membeli makanan-makanan yang tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan energinya tapi hanya membeli aneka snack ringan seperti  keripik-kripik, permen, es saja tanpa memikirkan kalau makanan yang dipilih itu kurang bisa mengembalikan energi yang sudah dia keluarkan akhirnya pada saat pembelajaran sesi 2 mereka tetap pada posisi lapar

Bagaimana mengedukasi mereka? Langkah pertama adalah pada saat berangkat sekolah diberikan titipan pesan model-model bekal yang sebaiknya dibeli. Langkah kedua di saat  pulang anak-anak ditanya apakah mereka membeli sesuai dengan pesan kita, jika memang belum, maka besok dilakukan hal yang serupa sampai mereka melakukan seperti yang kita pesankan. Dalam hal ini ada catatan tentunya tidak boleh pada saat mengevaluasi itu ada kritik yang pedas, apalagi marah-marah jika tidak melaksanakan sesuai pesan kita. Karena hal ini akan mendorong mereka untuk berkata bohong hanya agar tidak mendapatkan kritik atau marah tersebut.

Kamis, 12 Juni 2025

Merayakan Hari Raya Idul Adha Di Sekolah

 


Bertepatan dengan hari raya kurban yang jatuh pada tanggal 6 Juni 2025 pada hari Jumat di SD Al Falah Assalam juga mengadakan perayaannya. Adapun kegiatannya adalah pelaksanaan sholat Idul Adha serta penyembelihan binatang kurban. Untuk salat Idul Adha dilaksanakan di masjid sekolah yang jamaahnya terdiri dari masyarakat sekitar dan siswa yang rumahnya berdekatan dengan sekolah. Sedangkan kegiatan selanjutnya adalah penyembelihan hewan kurban yang pada tahun ini terkumpul sebanyak 9 ekor kambing dan 2 ekor sapi serta 2 ekor sapi sebagai hewan kurban Latihan dari para siswa.

 Dua ekor sapi yang berasal dari uang yang dikumpulkan oleh siswa dan siswi mulai dari kelas 1 sampai kelas 6. Yang unik pada tahun ini adalah para siswa mengumpulkan bukan dari uang yang diberikan oleh orang tua namun yang berasal dari uang mereka sendiri, terserah sumbernya apakah diambilkan dari  tabungan atau uang thr yang diterimanya.

Pada kegiatan perayaan hari raya Idul Adha kali ini harapannya adalah yang pertama anak-anak bisa merasakan secara langsung kegiatan yang berkaitan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam tentang berkurban. Bahwa berkorban itu merupakan ibadah yang sangat dianjurkan untuk dilakukan oleh setiap muslim yang mampu, namun tidak menjadi kewajiban mutlak seperti salat lima waktu.  Berkurban dalam bentuk kambing atau satu ekor sapi untuk 7 orang.

Yang kedua adalah diajarkan karakter senang berbagi, maksudnya adalah bagaimana agar mereka memiliki pengalaman membagi sesuatu yang dimilikinya atau sesuatu yang disayanginya dengan orang lain melalui momen pelatihan kurban. Misalnya ketika mereka memiliki uang Rp100.000 kemudian menyerahkan 50.000 untuk kegiatan korban. Tentunya akan menimbulkan rasa yang berbeda ketika mereka mengeluarkan dari tabungannya atau dengan memberikan uang yang diberikan oleh orang tua, di situlah letaknya goal dari program ini

Di awal kegiatan diprediksi yang nantinya terkumpul hanya sedikit, namun ternyata Subhanallah mereka sangat antusias bahkan di satu kelas itu ada yang sampai terkumpul sebesar 3 juta lebih. Pada akhirnya dari seluruh kelas mulai kelas 1 sampai kelas 6 berkumpul sampai pada angka 47 jutaan lebih.

Hewan kurban yang disembelih disalurkan kepada yang berhak menerima, diantaranya adalah warga yang ada di sekitar pengkurban. Harapannya dari kegiatan ini adalah semoga  cukup memberikan pengalaman bagi para siswa ketika mereka telah dewasa nanti, bahwa di kehidupan ke depan para siswa harus mengerti  tentang arti empati  terhadap sesama.

Selasa, 10 Juni 2025

Kegiatan Pembekalan Kelas 6 Tahun Ajaran 2024/ 2025

 


Kegiatan pembekalan di sekolah SD Al Falah Assalam diadakan dalam rangka melengkapi rangkaian kegiatan pelepasan siswa kelas 6. Adapun tujuan dari kegiatan ini diantaranya adalah memberikan bekal terakhir kepada para siswa dalam bentuk aneka macam kegiatan terutama motivasi serta pesan-pesan praktis yang mudah diingat termasuk komitmen diri pada saat mereka nanti lulus dari SD. Kegiatan pembekalan ini merupakan manivestasi dari visi misi sekolah dimana anak-anak lulus dari sekolah dengan membawa predikat anak-anak dengan prestasi yang optimal serta berakhlak mulia.

Pada tahun ini kegiatan pembekalan untuk siswa siswi kelas 6 dilaksanakan di sekolah tepatnya pada hari Rabu tanggal 28 Mei 2025. Kegiatan mulai dilaksanakan pada sore hari pukul 15.00 WIB dengan acara apel pembukaan kegiatan Pembekalan Kelas 6 oleh kepala sekolah Ustadz Sholehuddin, S Si, SPd. Ada pesan-pesan yang disampaikan sebagai prakata awal kegiatan.

Kegiatan pembekalan dilanjutkan dengan dinamika kelompok. Dinamika kelompok berisi fun game yang tujukan untuk membangun kerjasama, gotong royong, empati maupun leadership melalui media game yang menyenangkan. Para siswa sangat antusias dan mereka tidak terasa telah belajar tentang sikap-sikap baik tersebut dalam rangkaian kegiatan dinamika kelas atau kelompok.

Kegiatan dilanjutkan dengan bimbingan ibadah. Dimulai dengan bersih diri dan persiapan sholat maghrib berjamaah. Kegiatan sholat maghrib dilaksanakan di masjid sekolah. Setelah sholat maghrib berjamaah diteruskan dengan dzikir dan doa. Rangkaian ibadah sholat maghrib ditutup dengan tausyiah yang disampaikan oleh Ustadz Muhammad ‘Athoillah S Pd. Tausyiah bertemakan motivasi yang diambil dari filosofi tumpeng.

Pada malam hari, setelah makan malam dan rangkaian sholat Isya’ berjamaah, para siswa berkumpul di aula untuk mengikuti sesi motivasi. Tema motivasi pada pembekalan tahun ini adalah Membangun Karakter Tangguh Pada Diri Sendiri. Sesi motivasi diisi oleh Ustadzah Hestin Sukesi, M Pd. Para siswa diajak belajar dari proses menetasnya anak ayam. Hanya anak ayam yang sehat, kuat dan tangguh yang mampu membuka cangkangnya sendiri untuk lahir ke dunia.

Puncak kegiatan pembekalan pada tahun ini adalah evaluasi dan berkomitmen diri untuk berbuat kebaikan setelah memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi . Acara ini dilaksanakan setelah melaksanakan qiyamul lail yang diimami oleh Ustadz Antoni S Pd I, S Pd. Setelah para siswa membuat komitmen untuk diri mereka sendiri, kegiatan ditutup dengan pembagian surat kelulusan sementara. Aura kebahagiaan terpancar dari wajah para siswa setelah menerima pengumuman kelulusan. Merekapun melaksanakan sujud syukur bersama-sama sebagai ungkapan Syukur kepada Allah SWT. Selamat untuk siswa-siswi SD Al Falah Assalam lulus 100 persen. Semoga Allah SWT karuniakan ilmu yang bermanfaat.

Serunya Kegiatan Scounting Camp Kelas 4 Tahun 2025-2026

  SD Al Falah Assalam sukses menyelenggarakan kegiatan kepramukaan bertajuk "Scouting Camp Kelas 4 untuk tahun ajaran 2025-2026. Kegiat...